Pengertian Hukum Gravitasi Newton, Rumus dan Aplikasinya

Dalam pembahasan kali ini kita akan berbagi pengetahuan mengenai hukum gravitasi newton. Dimana hukum ini diperkenalkan oleh Isaac Newton. Ia adalah seorang ahli fisika dan juga matematikawan yang berasal dari Inggris. Newton menemukan hukum ini saat dirinya memperhatikan peristiwa buah apel yang jatuh. Saat itu ia berpikir bahwa ada sebuah gaya yang belum diketahui yang bisa mengakibatkan benda yang mulanya diam menjadi bergerak.

Ia pun menyadari gaya tersebut juga bisa mengakibatkan bulan selalu berada dekat dengan bumi. Newton menyebut gaya tersebut adalah gaya gravitasi dan dirinya menetapkan bahwa gaya-gaya seperti ini ada di antara semua benda. Maka dari itu terciptalah hukum gravitasi newton.

Bunyi Hukum Gravitasi Newton

“Setiap massa menarik massa yang lain dengan gaya segaris yang menghubungkan antara dua inti massa. Dan besarnya gaya tarik yang terjadi berbanding lurus dengan perkalian kedua massa. Gravitasi memiliki perbandingan terbalik dengan kuadrat jarak dua titik massa” ini adalah bunyi dari hukum gaya gravitasi newton.

Pengertian gravitasi merupakan gaya tarik menarik yang terjadi antara seluruh partikel yang memiliki massa yang berada di alam semesta. Gravitasi dari matahari akan mengakibatkan benda langit tetap berada pada orbit masing-masing saat mengitari matahari.

adversitemens

Rumus Hukum Gravitasi Newton

Di bawah ini akan kami sampaikan seperti apa rumus dari hukum gaya gravitasi newton:

{\displaystyle F=G{\frac {m_{1}m_{2}}{r^{2}}}=m_{1}g}

Keterangan dari rumus diatas adalah:

  • F merupakan besar gaya gravitasi diantara kedua massa titik
  • G merupakan konstanta dari gravitasi
  • m1 besar massa titik yang pertama
  • m2 besar massa titik yang kedua
  • r merupakan jarak antara kedua massa titik
  • g merupakan percepatan gravitasi yang bisa dihitung dengan cara: {\displaystyle G{\frac {m_{2}}{r^{2}}}}

Pada sebuah sistem Internasional untuk F bisa diukur dalam newton (N). Sementara m1 dan m2 di dalam kilogram (kg), r dalam satuan meter (m) dan untuk konstanta G kira kira ini sama dengan 6,67 × 10−11 N m2 kg−2.

Berdasarkan dari persamaan yang ada di atas, bisa diturunkan persamaan yang dapat digunakan untuk menghitung berat. Berat sebuah benda merupakan hasil kali massa benda tersebut dengan percepatan gravitasi bumi. Percepatan dapat dituliskan seperti ini: {\displaystyle W=mg}. W merupakan gaya berat benda, m massa dan g merupakan percepatan gravitasi. Sehingga percepatan hukum gravitasi newton ini berbeda dari satu tempat.

Aplikasi Hukum Gravitasi

Dalam aplikasinya pada kehidupan sehari-hari, hukum gravitasi bisa digunakan untuk menghitung massa bumi. Massa bumi bisa dihitung caranya dengan menggunakan nilai konstanta gravitasi umum (G). Ini bisa didasarkan pada rumus percepatan gravitasi bumi. setelah diketahui besar jari-jari bumi R = 6,37 × 106 m bumi dianggap bulat sempurna. Sehingga kita bisa menghitung massa bumi dengan cara seperti dibawah ini:

adversitemens

Kita juga bisa menghitung kecepatan satelit. Satelit adalah benda luar angkasa yang bergerak mengitari benda lain yang mempunyai massa lebih besar dari massa satelit. Seperti bulan yang menjadi satelit bumi. Menghitung kecepatan satelit bisa dilakukan dengan dua cara. Yakni dengan hukum gravitasi serta gaya sentrifugal. Jika berdasar dari hukum newton kedua, kita bisa menghitung kecepatan satelit dengan memanfaatkan nilai massa bumi (M) dan juga jari-jari bumi (R). Cara dan rumusnya seperti di bawah ini:

Begitulah ahukum gravitasi newton, rumus dan juga plikasinya dalam kehidupan. Dengan mengetahuinya, maka kita bisa menjelaskan bahwa yang membuat benda jatuh ke bawah adalah disebabkan oleh gaya gravitasi.

Pengertian Hukum Gravitasi Newton, Rumus dan Aplikasinya | Guru Dewantara | 4.5