Macam-Macam Bunyi Dan Manfaat Pemantulan Bunyi

Pemantulan bunyi dapat terjadi karena suatu gelombang bunyi yang menabrak sebuah bidang pantul. Kemudian gelombang bunyi dipantulkan yaitu oleh sebuah bidang pantul bunyi tersebut. Pada saat kita mendengar suara petir, mungkin kita juga akan mendengarkan pantulan suara tersebut. Suara susulan tersebut dapat terjadi karena adanya bunyi yang menumbuk pada dinding penumbuk. Kemudian bunyi tersebut dipantulah oleh sebuah dinding tersebut. Tidak semua bunyi yang mengenai pada dinding tersebut akan dipantulkan. Ada juga sebagian bunyi yang kemudian diserap oleh dinding pemantul. Kemampuan suatu permukaan untuk dapat memantulkan bunyi yaitu tergantung oleh keras lunaknya permukaan tersebut. Nah, dalam artikel kali ini kami akan membahas mengenai macam-macam bunyi serta manfaat pemantulan bunyi.

Macam-Macam Bunyi

Seperti yang telah kita ketahui bahwa bunyi adalah sebuah gelombang yang dapat dalam dinding pemantul. Berdasarkan beberapa efek yang ditimbulkan bunyi tersebut, bunyi pantul ini dibedakan menjadi beberapa jenis bunyi. Diantaranya yaitu sebagai berikut :

Gema

Gema merupakan sebuah bunyi pantul yang dapat didengar dengan jelas karena datangnya setelah bunyi asli tersebut mengudara. Untuk dapat mendengarkan gema tersebut, kita harus dapat menunggu beberapa saat setelah bunyi aslinya. Hal tersebut disebabkan kerena bunyi ini juga membutuhkan waktu dalam bergerak dari suatu tempat ke dinding pemantul. Selain itu juga dari dinding pantul tersebut akan menuju ke tempat sumber bunyi.

Jadi gema ini dapat terjadi karena sebuah jarak antara sumber bunyi serta dinding pemantul yang jauh. Misalnya yaitu pada saat seseorang berteriak pada tanah lapang yang ada tebingnya. Maka teriakan tersebut, bunyi akan merambat menuju ke tebing serta dari tebing dipantulkan kembali ke orang tersebut.

adversitemens

Gaung atau Kerdam

Gaung atau kerdam ini merupakan sebuah bunyi pantul yang tidak dapat terdengan dengan jelas. Hal ini dikarenakan bunyi tersebut hampir sama dengan bunyi aslinya. Selain itu juga disebabkan karena jarak antara sumber bunyi dengan dinding pantul yaitu relatif dekat. Keadaan tersebut juga sering menjadi sebuah masalah bagi para manusia. Khususnya yaitu dalam hal pengaturan sudara pada ruang konser musik, pertemuan dan lainnya.

Untuk mengurangi timbulnya gaung tersebut maka para manusia menciptakan beberapa alat untuk peredam suara berupa kain. Bunyi asli yang akan mengenai dinding ruangan oleh beberapa kain serta peredam suara tersebut tidak dapat dipantulkan. Sehingga pada ruangan tersebut hanya terdengan bunyi aslinya saja.

Manfaat Pemantulan Bunyi

  • Pengukuran jarak dengan gema

Dalam sebuah sekon biasanya dapat diucapkan hingga 5 suku kata. Untuk dapat memperoleh gema dari suatu suku maka bunyi pantul harus datang cepat setelah 1/5 sekon. Yaitu setelah suku tersebut selesai diucapkan. Untuk 1 suku kata pada jarak pemantul yaitu :

d=\frac{v\text{ x }\frac{1}{5}}{2}=\frac{1}{10}v

Sedangkan untuk n suku kata maka jarak dinding pantulnya yaitu :

d=\frac{1}{10}nv

adversitemens

Waktu terdengar gema maka artinya bahwa bunyi tersebut telah menempuh jarak pulang dan pergi. Jika jarak d serta waktu dibutuhkan t yaitu kecepatannya :

v=\frac{2d}{t}\text{ atau }d=\frac{vt}{2}

  • Pengukuran kedalaman laut dengan pemantulan bunyi

Untuk dapat mengukur kedalaman laut maka osilator pada kapal digetarkan. Getaran ultrasonik yang dapat dihasilkan yaitu kemudian diarahkan ke dasar laut. Oleh dasar laut tersebut maka getaran dapat dipantulkan serta dapat diterima hidrofon. Sebuah alat yaitu pencatat maka akan mencatat selang waktu antara getaran yang dikirim serta getaran patul yang akan diterima. Jika cepat rambat pada air laut tersebut telah diketahui maka kedalaman dapat dihitung.

Macam-Macam Bunyi Dan Manfaat Pemantulan Bunyi | Guru Dewantara | 4.5