Rumus Kimia Asam Cuka Dan Sifat Kimianya

Asam cuka merupakan salah satu asam organik yang dikenal sebagai zat pemberi rasa asam dalam makanan serta minuman. Zat kimia asam cuka glasial merupakan sebuah cairan higroskopis yang tidak mempunyai warna serta mempunyai titik beku 16,7%. Dalam asam mempunyai kandungan 3-9% volume asam cuka. Hal ini dikarenakan asam cuka ini dapat dijadikan salah satu bahan utama dalam cuka tersebut selain air. Asam cuka ini juga terasa asam serta mempunyai bau yang sangat menyengat. Jenis asam cuka ini di produksi dalam sebuah prekusor untuk polivinil asetat serta selulosa asetat. Selain itu juga dapat di produksi sebagai cuka konsumsi dalam rumah tangga. Meskipun asam cuka ini termasuk sebuah asam yang lemah maka asam asetat dapat menyerang kilut serta mempunyai sifat korosif. Nah, dalam kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai rumus kimia asam cuka. Berikut penjelasannya.

Rumus Kimia Asam Cuka

Asam cuka dapat dirumuskan yaitu C2H4O2. Rumus tersebut juga sering di tulis dengan CH3CO2H atau CH3COOH atau CH3-COOH. Asam cuka ini merupakan salah satu asam kerboksilat yang sederhana setelah adanya asam format. Zat asam cuka ini apabila dilarutkan dalam air juga akan menjadi sebuah asam yang lemah. Hal tersebut berarti asam ini hanya dapat terdisosiasi menjadi ion H+ dan CH3COO–. Asam asetat ini adalah bahan baku industri yang sangat penting serta pereaksi kimia yang bagus. Jenis zat ini juga dapat digunakan dalam produksi polimer. E260 merupakan sebuah kode asam asetat di dalam sebuah industri makanan yang dapat digunakan untuk pengatur keasaman. Dalam kegiatan sehari-hari asam asetat tersebut juga sering digunakan dalam pelunak air.

Sifat – Sifat Kimia

  • Keasaman Asam Cuka

H atau asam hidrogen dalam gugus karboksil atau (-COOH) pada asam karboksilat seperti asam cuka yang dapat dilepaskan sebagai ion proton. Kegiatan tersebut dilakukan dengan proses ionisasi CH3Co2H –> CH3CO-2 + H.

Oleh sebab itu maka jenis zat asam cuka ini memiliki sifat asam. Jenis asam cuka adalah sebuah asam lemah monoprotik dengan nilai yaitu pKa=4,76. Nilai basa konjugasinya yaitu asetat (CH3COO-). Sedangkan nilai basa kinjugatnya yaitu asetat (CH3COO-). Sebuah larutan yaitu 1.0 M asam cuka atau kira-kira sama dengan konsentrasi dalam cuka lemah pada rumah tangga. Asam tersebut mempunyai pH sekitar kurang lebih 2,4. Hal tersebut menandakan jika sekitar 0,4% tersebut molekul asam asetat yang dapat terdiosiasi.

adversitemens
  • Struktur

Asam cuka padat tersebut juga dapat menunjukkan jika berbagai jenis molekul asam ini juga berpasangan serta membentuk dimer yang saling berhubungan. Dimer tersebut juga dapat dideteksi dengan menggunakan uap bersuhu 120 °C (248 derajad F). Selain itu diner terebut terjadi dalam larutan encer pada pelarut yang juga berhubungan dengan hidrogen. Diner ini akan dirusak dengan adanya sebuah pelarut diantaranya seperti air. Entalpi disosiasi dalam dimer tersebut dapat diperkirakan 65,0–66,0 kJ/mol. Selain itu entropi disosiasi yaitu sekitar 154–157 J mol-1 K-1. Sifat tersebut juga dimiliki oleh jenis asam karboksilat lainnya.

  • Sifat Pelarut

Asam asetat cair ini merupakan sebuah pelarut dalam polar. Hal tersebut juga mirip dengan air serta etanol. Jenis asam cuka mempunyai konstanta dielektrik yaitu 6,2 sehingga dapat melarutkan senyawa polar anorganik atau non-polar. Asam cuka tersebut dapat bercampur dengan pelarut polar dengan mudah. Dengan nilai alkana yang akan lebih tinggi. Sifat kelarutan serta kemudahan dalam bercampur tersebut membuat asam cuka ini dapat digunakan dalam berbagai industri. Contohnya yaitu dapat digunakan sebagai pelarut produksi dimetil.

Rumus Kimia Asam Cuka Dan Sifat Kimianya | Guru Dewantara | 4.5