Pengertian, Kegunaan, dan Rumus Kimia Asam Klorida

Rumus kimia asam klorida bukan hal yang asing lagi. Meski begitu, masih ada sebagian orang yang belum mengetahuinya. Asam klorida itu sendiri termasuk bahan kimia dengan harganya murah. Harga cairan asam klorida secara teknis ada pada kisaran Rp. 1500/kg dengan kadar 32% dan kapasitas 10.000 liter. Saat anda menggunakan produk berbahan asam klorida, pastikan anda selalu berhati-hati. Hal ini dikarenakan asam klorida termasuk asam kuat yang sangat korosif.

Sebisa mungkin anda harus menghindari kontak langsung dengan kulit, terlebih lagi mata. Disamping itu, apabila asam klorida terhirup, maka akan mengakibatkan iritasi pada saluran pernapasan. Untuk meminimalisir bahayanya, pastikan anda tak membuang bekas kemasan dan sisa asam klorida secara sembarangan. Sampah asam klorida ini termasuk limbah bahan kimia B3. Untuk lebih mengenal asam klorida, anda simak saja ulasan di bawah ini.

Pengertian Asam Klorida

Asam klorida adalah suatu larutan akuatik yang berasal dari gas hidrogen klorida. Asam klorida termasuk asam kuat yang berperan sebagai komponen utama dalam asam lambung. Di awal sejarahnya, asam klorida menjadi zat paling penting dan banyak digunakan. Asam klorida itu sendiri ditemukan oleh seorang ilmuan kimia yang bernama Abu Musa Jabir bin Hayyan dari Persia sekitar tahun 800-an. Di abad pertengahan, senyawa yang satu ini banyak dipakai untuk mencari batu filsuf oleh para kimiawan.

Kegunaan Asam Klorida

Sebelum mengulas mengenai rumus kimia asam klorida, ada baiknya anda mengetahui kegunaannya terlebih dahulu. Perlu untuk anda ketahui, asam klorida banyak digunakan sebagai bahan kimia dalam meregenerasi resin kation yang jenuh di dalam cation exchanger column. Dimana hal tersebut ada di dalam fasilitas produksi air demineralisasi.

adversitemens

Tak hanya itu, asam klorida juga digunakan di dalam proses produksi vinyl chloride, yakni bahan baku pembuatan plastik PVC atau polyvinyl chloride. Lebih lanjut, asam klorida juga dimanfaatkan dalam proses pemurnian garam dapur. Untuk kebutuhan pengaturan tingkat keasaman atau pH, asam klorida juga memiliki peranan yang sangat penting, salah satunya ialah mengatur pH yang ada di air limbah.

Asam klorida juga bisa anda temukan pada produk rumah tangga. Sebut saja pembersih porselen. Dengan baunya yang begitu khas, anda pasti bisa dengan mudah mengenali keberadaan asam klorida pada produk tersebut. Kegunaan asam klorida selanjutnya ialah untuk proses pengolahan kulit. Asam klorida juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan senyawa fluorocarbon. Salah satunya ialah tetrafluoroethene, monomer dari poly (tetrafluoroethene).

Tak hanya banyak tahu bahwa asam klorida juga banyak digunakan dalam proses pembuatan senyawa anorganik, misalnya saja alumunium klorida. Asam klorida pun dimanfaatkan pada proses produksi titanium dan magnesium. Guna menghilangkan noda yang ada di kamar mandi dan dapur, anda juga bisa menggunakan asam klorida secara langsung. Untuk kegunaannya ini, asam klorida yang digunakan ialah berbentuk encer.

Rumus Kimia Asam Klorida

Rumus kimia asam klorida ialah HCL. HCL itu sendiri adalah asam monoprotik yang berarti bisa terionisasi atau terdisosiasi dengan melepaskan satu H+. Dimana H+ adalah proton tunggal yang hanya sekali. Di dalam larutan HCL, H+ bergabung bersama molekul air sehingga membentuk ion hidronium, H3O+. Adapun ion lain yang akan terbentuk adalah ion klorida, CL–. Asam monoprotik hanya mempunyai satu tetapan disosiasi asam, yakni Ka yang memiliki indikasi tingkat disosiasi zat tersebut di dalam air.

Pengertian, Kegunaan, dan Rumus Kimia Asam Klorida | Guru Dewantara | 4.5