Pengertian, Kegunaan, dan Rumus Kimia Barium Hidroksida

Pada kesempatan kali ini, kami akan ulas mengenai rumus kimia barium hidroksida lengkap dengan beragam info menarik lainnya. Istilah barium hidroksida itu sendiri sudah tak asing di bidang kimia. Meski sudah familiar, tak ada salahnya anda mengenal lebih dalam apa itu barium hidroksida. Untuk info lebih jelasnya, anda simak saja ulasan barium hidroksida di bawah ini.

Pengertian Barium Hidroksida

Sebelum mengulas mengenai rumus kimia barium hidroksida, ada baiknya anda mengetahui pengertian barium hidroksida. Barium itu sendiri adalah unsur kimia yang ada di dalam tabel periodik dengan lambang Ba. Unsur kimia ini memiliki nomor atom 56. Sementara barium hidroksida ialah contoh basa yang mengandung barium di dalamnya. Barium hidroksida adalah kristal monoklinik yang tak berwarna dan bisa meleleh pada suhu 78 drajat Celcius. Kristal ini bisa larut dalam air, namun tak larut dalam aseton.

Rumus Kimia Barium Hidroksida

Barium hidroksida memiliki rumus kimia Ba(OH)2. Dengan rumus kimia tersebut, barium hidroksida sering digunakan untuk menghilangkan sulfat ion dari minyak nabati dan hewan. Tak hanya itu, barium hidroksida juga dipakai untuk industri solusi serta persiapan cesium dan rubidium hidroksida sebagai bagian pelumas. Mengenai sifatnya, barium hidroksida mempunyai beragam sifat, tak terkecuali dengan alkali. Dengan sifatnya tersebut, barium hidroksida bisa dimanfaatkan dalam industri minyak dengan pembuatan aditif minyak.

Tak berhenti di situ saja, barium hidroksida yang sempurna juga bisa memanifestasikan dirinya sebagai aditif minyak. Dengan begitu, hal tersebut didasarkan dengan cara memproduksi sejumlah produk sejenis. Perlu untuk anda ketahui, non-ferrous metalurgi serta industri kimia barium hidroksida dimanfaatkan dalam fasilitas produksinya. Banyak juga dipakai sebagai pereaksi dalam SO42- dan CO32-, sebagai komponen pelumas, pemurnian lemak hewan dan minyak nabati, dan menghapus SO42- dari solusi industri.

adversitemens

Kegunaan Barium Hidroksida

Barium tak terlalu sering digunakan, akan tetapi kegunaan barium terbilang penting dalam dunia industri. Hal ini dikarenakan barium dipakai dalam pengeboran sumur minyak dan gas. Tak hanya itu, barium juga dimanfaatkan dalam industri kaca. Hampir semua senyawa barium beracun. Akan tetapi, barium sulfat tidak. Barium sulfat dipakai sebagai obat bagi penderita gangguan pencernaan. Untuk barium karbonat dimanfaatkan dalam racun tikus. Sementara barium nitrat dipakai sebagai pewarna kembang api.

Lain halnya dengan barium hidroksida. Barium hidroksida dipakai untuk penyabunan lemak. Tak hanya itu, barium hidroksida juga dimanfaatkan untuk peleburan silikat. Hanya saja, penggunaan barium hidroksida perlu diperhatikan. Jumlah barium yang terdeteksi di dalam makanan dan air umumnya tidak cukup tinggi sehingga membahayakan kesehatan. Seseorang yang terkena paparan barium memang lebih beresiko untuk mempengaruhi tingkat kesehatannya. Pada umumnya, orang yang bisa terkena ialah mereka yang bekerja di bidang industri barium.

Perlu untuk anda ketahui, penggunaan barium hidroksida yang berlebihan bisa sangat berbahaya. Sebagian besar risiko kesehatan yang dapat dialami dikarenakan oleh pernapasan di udara yang di dalamnya mengandung barium sulfat atau barium karbonat. Bahkan banyak juga tempat limbah berbahaya yang di dalamnya mengandung sejumlah barium tertentu.

Orang yang hidup berdekatan dengan tempat limbah memiliki risiko yang lebih besar terkena tingkat kadar berbahaya. Paparan bisa masuk dari debu lewat saluran pernapasan. Kontak kulit juga dapat terjadi. Namun, dengan anda mengetahui pengertian, kegunaan, dan rumus kimia barium hidroksida secara baik, anda bisa menghindari dampak bahayanya.

Pengertian, Kegunaan, dan Rumus Kimia Barium Hidroksida | Guru Dewantara | 4.5