Rumus Tekanan Udara Dan Contoh Soalnya

Udara yang ada dalam atosfer memiliki sebuah tekanan. Tekanan udara tersebut muncul akibat adanya berat dari partikel udara yang tertarik oleh gaya gravitasi bumi. Jika gaya tarik partikel tersebut hilang, maka partikel udara tersebut akan terbang ke luar angkasa. Sedangkan untuk bumi kemudian tidak memiliki atmosfer. Tanpa adanya atmosfer maka tidak ada kehidupan di bumi ini. Nah, untuk kesempatan kali ini, kami akan membahas mengenai rumus fisika yaitu rumus tekanan udara lengkap dengan contoh soalnya.

Rumus Tekanan Udara

Tekanan udara adalah yang bekerja dalam menggerakkan suatu massa udara pada setiap satuan luas tertentu. Satuan tekanan udara dapat ditulis yaitu dalam milibar (mb). Sedangkan untuk mengukur tekanan udara ini dapat menggunakan barometer.

Satuan Tekanan Udara:
1 atm = 76.0 cm hg = 29.92 inches hg = 1.013.2 m bar.

Tekanan udara ini dibatasi oleh ruang dan waktu. Artinya yaitu tempat dan waktu tersebut berbeda dan mempunyai tekanan udara yang berbeda juga.

adversitemens

Rumus tekanan udara yaitu sebagai berikut :

h = (760 – x) . 10
Keterangan:
h : ketinggian suatu tempat (m)
x : tekanan tempat tersebut (mmHg)

Tekanan udara dibagi menjadi 2 jenis yaitu tekanan udara vertikal dan tekanan udara horizontal.

Tekanan Udara Vertikal

Jenis tekanan udara vertikal ini merupakan sebuah tekanan udara yang semakin ke atas maka akan semakin turun. Hal ini disebabkan karena berbagai hal berikut ini :

  • Komposisi gas penyusunnya semakin ke atas maka akan semakin berkurang.
  • Sifat udara dapat ditempatkan serta kekuatan gravitasi semakin ke atas maka akan semakin lemah.
  • Andanya sebuah variasi dari suhu dengan vertikal di atas troposfer >32 KM. Sehingga akan semakin tinggi maka tempat tersebuh akan suhunya akan naik.

Tekanan Udara Horizontal

Jenis tekanan udara horizontal ini merupakan sebuah tekanan udara yang disebabkan oleh suhu udara. Selain itu juga daerah suhu udara tinggi juga akan bertekanan rendah. Sedangkan untuk daerah bersuhu udara rendah maka akan mempunyai tekanan yang tinggi. Ada beberapa hal yang mempengaruhi, sebagai berikut :

  • Lintang tempat
  • Pesebaran lautan serta daratan.
  • Pergeseran posisi matahari setiap tahunnya.

Faktor Yang Mempengaruhi Tekanan Udara

Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi tekanan udara dalam sebuah tempat yang berbeda, yaitu sebagai berikut :

adversitemens
  • Tinggi rendahnya tempat

Semakin tinggi suatu tempat maka lapisan udara juga akan semakin renggang dan tipis. Sehingga tekanan udaranya tersebut juga akan semakin rendah. Tekanan udara dari suatu tempat tersebut dipengaruhi oleh sebuah penyinaran dari matahari. Daerah yang mendapat sedikit penyinaran maka akan mempunyai tekanan udara rendah. Sedangkan daerah yang medapat penyinaran sedikit maka mempunyai tekanan udara tinggi.

  • Temperatur

Jika temperatur udara tersebut tinggi, maka volume dari molekul udara tersebut akan berkembang dan tekanan udara akan rendah. Sebalikan jika temperatur udara tersebut rendah maka tekanan udara juga akan menjadi tinggi.

  • Sebaran lautan dan daratan

Pengaruh mengenai sebaran daratan serta lautan juga akan jelas dalam lintang pertengahan. Pada saat musim dingin untuk benua akan relatif lebih dingin serta dapat membentuk tendensi membentuk pusat tekanan tinggi.

Contoh Soal Tekanan Udara

Seorang pendaki mendaki sebuah gunung hingga puncak. Apabila sikap barometer raksa di puncak tersebut 60 cmHg, berapa ketinggian gunung yang didaki tersebut?

Cara Penyelesaian:
Diketahui:
Tekanan udara = 60 cmHg

Ditanya:
Tinggi gunung itu terhadap permukaan laut ?

Jawab:
Turunnya tekanan udara = 76 – 60 = 16 cmHg
Tinggi gunung = 16 x 100
= 1.600 m
Jadi, tinggi gunung tersebut adalah 1.600 m di atas permukaan laut.

Rumus Tekanan Udara Dan Contoh Soalnya | Guru Dewantara | 4.5